Pemerintah Dorong Kredit Usaha Rakyat untuk Petani

Publish, 2016-12-07 12:25:02 WIB
JAKARTA Rumahkaca. Pemerintah telah meluncurkan sejumlah program kredit dengan insentif yang diberikan kepada debitur terbatas berupa subsidi suku bunga, Hal ini untuk memberdayakan memberdayakan para petani dan peternak serta pelaku agribisnis.

Deputi Koordinasi Ekonomi Makro & Mikro Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) Bobby Hamzah Rafinus mengatakan, Pemerintah akan memberikan prioritas kredit pada usaha mikro. Sejak awal, lanjutnya, kredit usaha rakyat (KUR) didesain untuk membantu usaha kecil dan menengah.

KUR sudah dimulai sejak 2007, jumlah kredit Rp178 miliar. Pola yang dicapai oleh KUR masih tampak sama dengan pola Bank pada umumnya, maka diharapkan KUR dapat berbeda dan semakin tersalurkan secara tepat guna bagi yang membutuhkan, jelas Bobby Hamzah di Hotel Atlet Century Park Senayan, Jakarta, Senin (5/12). Selain itu, dengan memperluas basis data, proses penyaluran KUR diharapkan akan terjalin integritas dan peningkatan penggunaan KUR dan meningkatkan produksi pertanian.

Sementara itu Direktur Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Pemukiman, Transmigrasi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi (Dirjen PKP2Trans Kemendes PDTT) Ratna Dewi Andriati menegaskan Kementrian desa telah melakukan pengecekan di lapangan terkait dengan KUR. “Di salah satu daerah, terdapat 29 penyalur (KUR) dan hanya ada 1 koperasi. KUR di sektor pertanian hanya 16%. Ternyata KUR nya lebih banyak kepada perdagangan dan jasa,” ungkap Ratna Dewi. Menurutnya, Kemendes PDTT menargetkan KUR sebanyak 100-120 triliun. Sektor yang dibiayai KUR meliputi perikanan, perdagangan, pertanian, dan jasa.

Sementara itu Pimpinan Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengatakan saat ini, para petani kurang adaptif terhadap pembiayaan atau perkreditan. Hal lain juga yang perlu diperhatikan adalah aspek kelembagaan. Kelembagaan yang kuat pada petani dapat mendukung pemanfaatan KUR yang maksimal. Herman menambahkan, KUR merupakan pilihan yang sangat mudah dijangkau dan membantu dalam proses adaptif bagi petani, terutama petani kecil. (RD)
sumber

Komentar

Category

Popular Article

Iklan Baris

© Hak Cipta Terpelihara PISPI